Senin, 16 Juli 2012

Suriah: Rezim Assad siap untuk menggunakan senjata kimia





Nawaf Fares
, mantan duta besar Irak, mengatakan laporan yang belum dikonfirmasi menunjukkan senjata tersebut mungkin telah digunakan.

Dia juga mengatakan bahwa pemboman besar di seluruh Suriah telah diatur oleh rezim  yang bekerjasama dengan al-Qaeda.

Sementara itu, UN-Liga Arab utusan PBB Kofi Annan akan mengadakan pembicaraan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Suriah.

Rusia adalah sekutu utama Suriah dan pertemuan itu terjadi di tengah tekanan aksi internasional yang lebih keras terhadap negara itu, yang telah dalam kekacauan sejak Maret tahun lalu ketika dimulainnya percobaan  pemberontakan terhadap pemerintah Presiden Bashar al-Assad.

Mandat misi pengamat PBB di Suriah berakhir pada hari Jumat dan resolusi PBB baru diperlukan untuk memperbaruinya.

Mr Fares mengatakan Presiden Assad tidak akan melepaskan kekuasaan secara damai. Ia mengatakan ia hanya akan digulingkan dengan paksa "bahkan jika ia harus membasmi seluruh orang-orang Suriah".



Mr Fares mengklaim bahwa Sunni militan Muslim di al-Qaeda yang berkolaborasi dengan rezim yang didominasi oleh orang-orang dari sekte Syiah Allawite akan mengejutkan orang banyak.

Tertantang pada pandangannya bahwa al-Qaeda sedang bekerja sama dengan rezim, Mr Fares berkata: "Ada cukup bukti dalam sejarah bahwa banyak musuh bertemu ketika kepentingan mereka bertemu."

Dia menambahkan: "Al-Qaeda sedang mencari ruang untuk bergerak dan sarana dukungan, rezim mencari cara untuk menteror orang-orang Suriah."

Mr fares adalah politisi yang paling menonjol untuk membelot sejak pemberontakan terhadap Presiden Assad dimulai.

Beliau pernah menjabat posisi senior di Partai Baath yang berkuasa dan layanan keamanan yang kuat, dan menjabat sebagai gubernur di beberapa provinsi.

Dia mengatakan kepada BBC koresponden keamanan Frank Gardner bahwa pemerintah "pasti akan jatuh".

"Ini benar-benar yakin bahwa pemerintah ini akan jatuh dalam waktu singkat. Kami berharap untuk kali ini menjadi pendek sehingga pengorbanan lebih tidak akan dibayar oleh rakyat Suriah," katanya.

 

'Wounded wolf'

Suriah diketahui memiliki persediaan senjata kimia yang. telah tumbuh kekhawatiran di negara-negara tetangga dan Pemerintah Negeri Barat tentang kunci keamanan senjata tersebut harus kejatuhan rezim.

Ketika ditanya apakah ia berpikir bahwa Presiden Assad mungkin menggunakan senjata kimia terhadap oposisi, Mr Fares mengatakan ia tidak akan aturan itu, menggambarkan Assad sebagai "serigala terluka dan terpojok".

"Ada informasi, informasi yang belum dikonfirmasi tentunya, bahwa senjata kimia telah digunakan sebagian (kota) Homs," katanya.

"Saya memiliki keyakinan mutlak bahwa jika lingkaran ... semakin ketat pada rezim, rezim tidak akan ragu untuk menggunakan senjata kimia."
Kekerasan terus menyebar di seluruh negeri dan di Damaskus modal sebagai pemberontak - sekarang lebih lengkap dan lebih terorganisir - menghadapi tentara dan milisi yang didukung pemerintah.
Saksi mata mengatakan ibukota saat ini terlihat penyebaran militer terbesar dalam 16 bulan pemberontakan.
Aktivis mengatakan bahwa tentara yang didukung kendaraan lapis baja telah memasuki distrik Midan untuk mencoba mengusir pemberontak.
Mr. Fares mengatakan bahwa keluarga Presiden Assad yang "menempel kekuasaan".
ia berkata "Saya tahu mentalitas Bashar al-Assad, saya tahu mentalitas [almarhum ayahnya] Hafez al-Assad, dan seluruhorang-orang Suriah memahami bahwa orang-orang ini ... percaya bahwa mereka akan hidup selamanya sebagai penguasa Suriah,".
"Ini tidak terjadi kepada Suriah, tidak hanya saya, bahwa Bashar al-Assad akan melepaskan kekuasaan melalui intervensi politik - ini tidak mungkin. Dia akan digulingkan hanya dengan kekerasan ... dia tidak akan melepaskan kekuasaan secara damai.."


Sumber: bbc.co.uk

Translator : Panjalu Jayati

Air Canada, menggunakan bahan bakar pesawat dari 50% minyak jelantah...





Air Canada, yang merupakan maskapai penerbangan terbesar di Kanada, berhasil melakukan tes penerbangan pertamanya yang menggunakan bahan bakar biofuel untuk menerbangkan salah satu pesawatnya, dimana 50% bahan bakar biofuel tersebut terbuat dari minyak goreng. 
Perusahaan yang bergerak di bidang bahan bakar, SkyNRG lah yang menyediakan biofuel untuk Air Canada tersebut. Dalam siaran persnya sebelum dilakukan penerbangan, Air Canada mengatakan bahwa penerbangan AC991 dari Toronto ke Mexico City diharapkan dapat menghasilkan emisi sedikitnya 40 persen lebih sedikit dengan menggunakan bahan bakar jet yang berasal dari minyak goreng daur ulang serta melakukan penghematan BBM. Sehingga menjadikan penerbangan ini menjadi penerbangan yang paling ramah lingkungan yang pernah dilakukan oleh Air Canada.

Penerbangan AC991 didukung oleh European consortium Airbus dan ini merupakan bagian dari demonstrasi lingkungan oleh International Civil Aviation Organization yang bertepatan dengan Rio +20 United Nations Conference on Sustainable Development

Sumber : http://abadduatiga.blogspot.com/2012/06/air-canada-menggunakan-bahan-bakar.html